ᴇᴛɪᴋᴀ ʙɪꜱɴɪꜱ
HAIIII anyeong!!! welcome back ketemu lagii nich samaa aku Nofita mahasiswa baru di jurusan sistem informasi di Universitas Jember. HAPPY BANGETT bisaa ketemu lagi nih hehe. OKK Materi kali ini adalah mengenai Etika Bisnis yuhuu seneng banget ga sih kalo bahas tentang bisnis? atau cuan cuan gituu hehe:)) Mari kita lanjuttt membahas materi ini yaaa, materi ini materi ini udah di jelaskan pada perkuliahan di Universitas Jember.
𝔼𝕋𝕀𝕂𝔸 𝔹𝕀𝕊ℕ𝕀𝕊
Etika Bisnis merupakan suatu bentuk etika profesi yang mengatur prinsip etika dan masalah etika di lingkungan bisnis. Di dalam etika bisnis ini berlaku untuk semua aspek dalam bisnis mulai dari aspek produksi, distribusi, pemasaran, penjualan dan konsumsi barang dan jasa, serta berasal dari individu, aturan organisasi, ataupun sistem hukum yang ada.
Ada beberapa alasan mengapa etika bisnis merupakan suatu hal yang harus ada pada bisnis:
Pada bisnis tidak hanya mempertaruhkan barang dan uang sebagai tujuan keuntungan namun juga mempertaruhkan nama, harga diri, bahkan nasib manusia sebagai pegawai pada bisnis tersebut
Bisnis termasuk bagian penting bagi masyarakat
Sebagai pedoman bagi pihak-pihak yang melakukan bisnis, karena bisnis sendiri memerlukan etika dalam kegiatannya
Bisnis yang baik merupakan bisnis yang bisa berhubungan baik dengan para anggota serta menciptakan suasana yang nyaman
Pada etika bisnis sendiri memiliki prinsip yang harus dijalankan yaitu honesty, Avoid Conflicts, Compliance, Relevant Information, Law abiding, Fulfilling commitment. Selain itu ada beberapa prinsip lainnya seperti:
Tanggung jawab bisnis :dari shareholders ke stakeholders
Dampak ekonomis dan sosial dari bisnis menuju : inovasi keadilan dan komunitas dunia
Pelaku bisnis : Dari hukum yang tersurat ke semangat saling percaya
Sikap menghormati aturan
Dukungan bagi perdagangan multilateral
Sikap hormat lingkungan alam
Menghindari operasi-operasi bisnis yang tidak etis
𝗣𝗿𝗶𝗻𝘀𝗶𝗽 𝗘𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗕𝗶𝘀𝗻𝗶𝘀, 𝘆𝗮𝗸𝗻𝗶:
Prinsip Otonomi
Kemampuan dalam mengambil keputusan dan bertindak dengan rasa sadar mengenai hal yang baik untuk dilakukan dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.
Prinsip Kejujuran
Kejujuran merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu bisnis untuk tetap bertahan dan sukses
Prinsip Keadilan
Menanamkan sikap adil melakukan perlakuan terhadap orang lain tidak ada yang dirugikan dan hak-hak harus terpenuhi.
Prinsip Saling Menguntungkan atau Simbiosis Mutualisme
Bisnis merupakan ladang yang bisa sangat menguntungkan sebagaimana tujuan awal bisnis dan saling berkompetensi dengan saling menguntungkan
Prinsip Integritas Moral
Dalam setiap tindakan bisnis harus diusahakan supaya semua pihak merasa diuntungkan.
𝗠𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗘𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗕𝗶𝘀𝗻𝗶𝘀
Terdapat sebuah masalah, situasi dan peluang yang dapat diidentifikasi yang mengharuskan seseorang untuk melakukan tindakan yang dapat dievaluasi sbg tindakan yg benar atau salah, etis atau tidak etis. Serta adda beberapa masalah dalam bisnis yang mungkin “nampak mudah” dan “mudah” untuk dipecahkan, namun kenyataannya sulit dan butuh pengalaman bisnis yang cukup lama untuk memahami apakah masalah itu etis atau tidak.. Cara terbaik untuk menilai etis atau tidak etis adalah dengan melihat sudut pandang customer atau competitor.
Contoh masalah dalam bisnis : Seorang marketing property menawarkan hadiah berupa tiket nonton festival kepada pelanggannya. Apakah sekedar praktik penjualan atau lebih ?
Jawabannya sangat sulit untuk ukuran transaksi bisnis tidak ada masalah.Namun aka nada banyak factor lain untuk menentukan apakah tindakan tersebut dinilai benar dan salah oleh orang lain.
𝐸-𝒞𝒪𝑀𝑀𝐸𝑅𝒞𝐸
𝗪𝗵𝗮𝘁’𝘀 𝗲-𝗰𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲?
E-commerce merupakan kemampuan perusahaan untuk menyediakan website dinamis (dynamic presence) pada internet yang dapat digunakan untuk melangsungkan bisnis secara elektronik atau memiliki sebuah toko online (Chitrangda, 2014). Adapun aturan yang mengatur etika dalam e-commerce adalah Peraturan Menteri Perdagangan RI tentang e-Commerce yang kemudian dimuat dalam UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan..
Ada beberapa alasan mengapa e-commerce banyak diminati karena memiliki keuntungan dalam penggunaannya seperti:
Produk dapat diiklankan,dijual dan dibayarkan secara elektronik
Mampu dalam menyediakan transaksi belanja yang aman melalui internet dan hamper secara verifikasi dan validasi transaksi kartu kredit.
Secara cost dan jangkauan pasar, e-commerce jauh lebih unggul dibandingkan conventional store.
𝗕𝗲𝗻𝗲𝗳𝗶𝘁 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗲-𝗰𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲:
Akses terhadap pasar global
Penjualan lngsung tanpa melalui perantara
Usaha kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar
Melakukan jual beli kapan saja
Mampu membentuk loyalitas konsumen
Mengurangi biaya pemasaran produk secara konvensional
Perusahaan mendapat informasi detail tentang konsumen
𝗠𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗘-𝗖𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲:
Di dalam e-commerce sering terjadi permasalahan berikut ini yang bisa merugikan banyak pihak pengguna e-commerce sendiri, berikut contoh masalah yang terjadi:
Web spoofing = Hacker membuat situs palsu yang hampir mirip dengan situs asli untuk menarik konsumen untuk memberikan nomor kartu kredit atau data penting lainnya.
Cybersquatting = Seseorang menggunakan nama domain pemilik organisasi terkenal tujuannya untuk melanggar trademark. Kemudian memeras pemilik trademark aslinya dan mematok harga yang jauh lebih mahal.
Online piracy = Pembajakan online yang melanggar hak atas kekayaan intelektual seperti e-book music,video dll
Email Spamming = Spamming melalui email yang pernah dimasukkan oleh konsumen. Kemudian dijadikan sebagai pasar untuk mengiklankan produk secara berkala.
Masalah penyalahgunaan informasi pribadi konsumen Privacy Invasion dapat dilakukan dengan 3 cara :
Ecommerce membeli informasi individu seperti detail personal,shopping habit, dan pola kunjungan website kemudian dijual kepada perusahaan untuk pemasaran produk
Informasi pribadi “dicegat/interrupt” oleh pihak yang tidak seharusnya mengetahui informasi pribadi kita
Malware yang disisipkan melalui web yang merekam seluruh aktivitas konsumen pada website yang disimpan pada cookie.
Komentar
Posting Komentar