ᴇᴛɪᴋᴀ ʙɪꜱɴɪꜱ

 

HAIIII anyeong!!! welcome back ketemu lagii nich samaa aku Nofita mahasiswa baru di jurusan sistem informasi di Universitas Jember. HAPPY BANGETT bisaa ketemu lagi nih hehe. OKK Materi kali ini adalah mengenai Etika Bisnis yuhuu seneng banget ga sih kalo bahas tentang bisnis? atau cuan cuan gituu hehe:)) Mari kita lanjuttt membahas materi ini yaaa, materi ini materi ini udah di jelaskan pada perkuliahan di Universitas Jember.


𝔼𝕋𝕀𝕂𝔸 𝔹𝕀𝕊ℕ𝕀𝕊

sumber:https://www.kompas.com/skola/read/2021/06/28/134641969/etika-bisnis-pengertian-teori-prinsip-dan-contohnya?page=all

 

Etika Bisnis merupakan suatu bentuk etika profesi yang mengatur prinsip etika dan masalah etika di lingkungan bisnis. Di dalam etika bisnis ini berlaku untuk semua aspek dalam bisnis mulai dari aspek produksi, distribusi, pemasaran, penjualan dan konsumsi barang dan jasa, serta berasal dari individu, aturan organisasi, ataupun sistem hukum yang ada.


𝙆𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙨𝙞𝙝 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙣𝙞𝙨 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙚𝙩𝙞𝙠𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙣𝙞𝙨?

Ada beberapa alasan mengapa etika bisnis merupakan suatu hal yang harus ada pada bisnis:

  • Pada bisnis tidak hanya mempertaruhkan barang dan uang sebagai tujuan keuntungan namun juga mempertaruhkan nama, harga diri, bahkan nasib manusia sebagai pegawai pada bisnis tersebut

  • Bisnis termasuk bagian penting bagi masyarakat

  • Sebagai pedoman bagi pihak-pihak yang melakukan bisnis, karena bisnis sendiri memerlukan etika dalam kegiatannya

  • Bisnis yang baik merupakan bisnis yang bisa berhubungan baik dengan para anggota serta menciptakan suasana yang nyaman


Pada etika bisnis sendiri memiliki prinsip yang harus dijalankan yaitu honesty, Avoid Conflicts, Compliance, Relevant Information, Law abiding, Fulfilling commitment. Selain itu ada beberapa prinsip lainnya seperti:

  1. Tanggung jawab bisnis  :dari shareholders ke stakeholders

  2. Dampak ekonomis dan sosial dari bisnis menuju : inovasi keadilan dan komunitas dunia

  3. Pelaku bisnis : Dari hukum yang tersurat ke semangat saling percaya

  4. Sikap menghormati aturan

  5. Dukungan bagi perdagangan multilateral

  6. Sikap hormat lingkungan alam

  7. Menghindari operasi-operasi bisnis yang tidak etis


𝗣𝗿𝗶𝗻𝘀𝗶𝗽 𝗘𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗕𝗶𝘀𝗻𝗶𝘀, 𝘆𝗮𝗸𝗻𝗶:

  1. Prinsip Otonomi

Kemampuan dalam mengambil keputusan dan bertindak dengan rasa sadar mengenai hal yang baik untuk dilakukan dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.

  1. Prinsip Kejujuran

Kejujuran merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu bisnis untuk tetap bertahan dan sukses

  1. Prinsip Keadilan 

Menanamkan sikap adil melakukan perlakuan terhadap orang lain tidak ada yang dirugikan dan hak-hak harus terpenuhi.

  1. Prinsip Saling Menguntungkan atau Simbiosis Mutualisme

Bisnis merupakan ladang yang bisa sangat menguntungkan sebagaimana tujuan awal bisnis dan saling berkompetensi dengan saling menguntungkan

  1. Prinsip Integritas Moral 

Dalam setiap tindakan bisnis harus diusahakan supaya semua pihak merasa diuntungkan.



𝗠𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗘𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗕𝗶𝘀𝗻𝗶𝘀

Terdapat sebuah masalah, situasi  dan peluang yang dapat diidentifikasi yang mengharuskan seseorang untuk melakukan tindakan yang dapat dievaluasi sbg tindakan yg benar atau salah, etis atau tidak etis. Serta adda beberapa masalah dalam bisnis yang mungkin “nampak mudah” dan “mudah” untuk dipecahkan, namun kenyataannya sulit dan butuh pengalaman bisnis yang cukup lama untuk memahami apakah masalah itu etis atau tidak.. Cara terbaik untuk menilai etis atau tidak etis adalah dengan melihat sudut pandang customer atau competitor.

Contoh masalah dalam bisnis : Seorang marketing property menawarkan hadiah berupa tiket nonton festival kepada pelanggannya. Apakah sekedar praktik penjualan atau lebih ?

Jawabannya sangat sulit untuk ukuran transaksi bisnis tidak ada masalah.Namun aka nada banyak factor lain untuk menentukan apakah tindakan tersebut dinilai benar dan salah oleh orang lain.

 

𝐸-𝒞𝒪𝑀𝑀𝐸𝑅𝒞𝐸

𝗪𝗵𝗮𝘁’𝘀 𝗲-𝗰𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲?

E-commerce merupakan kemampuan perusahaan untuk menyediakan website dinamis (dynamic presence) pada internet yang dapat digunakan untuk melangsungkan bisnis secara elektronik atau memiliki sebuah toko online (Chitrangda, 2014). Adapun aturan yang mengatur etika dalam e-commerce adalah Peraturan Menteri Perdagangan RI tentang e-Commerce yang kemudian dimuat dalam UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan..


Ada beberapa alasan mengapa e-commerce banyak diminati karena memiliki keuntungan dalam penggunaannya seperti:

  • Produk dapat diiklankan,dijual dan dibayarkan secara elektronik

  • Mampu dalam menyediakan transaksi belanja yang aman melalui internet dan hamper secara verifikasi dan validasi transaksi kartu kredit.

  • Secara cost dan jangkauan pasar, e-commerce  jauh lebih unggul dibandingkan conventional store.


𝗕𝗲𝗻𝗲𝗳𝗶𝘁 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗲-𝗰𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲:

  • Akses terhadap pasar global

  • Penjualan lngsung tanpa melalui perantara

  • Usaha kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar

  • Melakukan jual beli kapan saja 

  • Mampu membentuk loyalitas konsumen

  • Mengurangi biaya pemasaran produk secara konvensional

  • Perusahaan mendapat informasi detail tentang konsumen


𝗠𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗘-𝗖𝗼𝗺𝗺𝗲𝗿𝗰𝗲:

Di dalam e-commerce sering terjadi permasalahan berikut ini yang bisa merugikan banyak pihak pengguna e-commerce sendiri, berikut contoh masalah yang terjadi:

  1. Web spoofing = Hacker membuat situs palsu yang hampir mirip dengan situs asli untuk menarik konsumen untuk memberikan nomor kartu kredit atau data penting lainnya.

  2. Cybersquatting = Seseorang menggunakan nama domain pemilik organisasi terkenal tujuannya untuk melanggar trademark. Kemudian memeras pemilik trademark aslinya dan mematok harga yang jauh lebih mahal.

  3. Online piracy = Pembajakan online yang melanggar hak atas kekayaan intelektual seperti e-book music,video dll

  4. Email Spamming = Spamming melalui email  yang pernah dimasukkan oleh konsumen. Kemudian dijadikan sebagai pasar untuk mengiklankan produk secara berkala.

  5. Masalah penyalahgunaan informasi pribadi konsumen Privacy Invasion dapat dilakukan dengan 3 cara  :

  1. Ecommerce membeli informasi individu seperti detail personal,shopping habit, dan pola kunjungan website kemudian dijual kepada perusahaan untuk pemasaran produk

  2. Informasi pribadi “dicegat/interrupt” oleh pihak yang tidak seharusnya mengetahui informasi pribadi kita

  3. Malware yang disisipkan melalui web yang merekam seluruh aktivitas konsumen pada website yang disimpan pada cookie.



Berikut merupakan ringkasan resume saya mengenai etika bisnis, dari perkuliahan kali ini saya bisa mendapat banyak informasi baru mengenai bisnis, bahwa bisnis juga memiliki etika dalam penggunaannya, sehingga saya bisa berpikir lebih luas mengenai etika yang harus saya terapkan jika saya mengelola bisnis agar bisnis saya bisa berkembang hingga sukses dan mematuhi etika bisnis yang berlaku.



see youuuuu GUYSS


Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝓟𝓻𝓸𝓯𝓮𝓼𝓼𝓲𝓸𝓷𝓪𝓵, 𝓟𝓻𝓸𝓯𝓮𝓼𝓼𝓲𝓸𝓷𝓪𝓵𝓲𝓼𝓶𝓮, 𝓭𝓪𝓷 𝓟𝓻𝓸𝓯𝓮𝓼𝓲 𝓭𝓲 𝓫𝓲𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓘𝓣

𝐏𝐞𝐫𝐚𝐭𝐮𝐫𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐤𝐚𝐲𝐚𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐤 𝐊𝐞𝐤𝐚𝐲𝐚𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐥𝐞𝐤𝐭𝐮𝐚𝐥 (𝐔𝐔 𝐇𝐚𝐤 𝐂𝐢𝐩𝐭𝐚, 𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤)

𝗘𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗣𝗿𝗼𝗳𝗲𝘀𝗶