๐‘ฒ๐’๐’…๐’† ๐‘ฌ๐’•๐’Š๐’Œ ๐‘ท๐’“๐’๐’‡๐’†๐’”๐’Š


Hallo guys ketemuu lagii sm akuu Nofita xixixi, disini aku mau jelasin tentang Kode etik profesi dan informasi lainnya yang saya dapatkan saat perkuliahan mata kuliah Etika Profesi di Universitas Jember. Mari dibaca sampe akhir yaapppp!!!

Kode

Kode merupakan tanda-tanda atau symbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan, atau benda yang disepakati untuk maksud tertentu. Misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan di suatu organisasi.

Kode Etik Profesi

  • Merupakan suatu tatanan etika yang sudah disepakati oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat atau dunia kerja.
  • Sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis ditetapkan bersama dan ditetapkan bersama oleh para anggota yang tergabung dalam suatu organisasi profesi dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.

Sebenarnya kode etik nih punya tujuan gaksi? Ya ada dong

Tujuan Kode Etik Profesi

Tujuan utama adanya kode etik yaitu agar seorang professional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik ini akan melindungi dari kegiatan tidak professional. Selain itu, kode etik profesi dapat mencegah adanya konflik antara antar sesama anggota kelompok profesi, sehingga bisa tahu apakah suatu profesi sudah melakukan kode etik sesuai ketentuan profesi masing-masing.

Prinsip Kode Etik

  1. Prinsip tanggung jawab, seorang profesi harus mampu bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, dampak yang ditimbulkan bagi sekitarnya.
  2. Prinsip keadilan. Ini merupakan prinsip yang harus dimiliki agar kita menjadi professional yang mampu dalam melakukan profesi tanpa merugikan orang lain.
  3. Prinsip otonomi, prinsip ini membuat seorang profesi memiliki kebebasan sutuhnya atau hak utuh untuk menjalankan profesinya masing-masing.
  4. Prinsip integritas moral, artinya seorang profesi harus menjaga nama baik profesinya, dirinya, dan masyarakat.

Sifat Kode Etik

  • Singkat, yang berarti peraturan yang dibuat dengan singkat dan jelas
  • Sederhana, artinya memiliki makna tunggal dan bersifat mengikat
  • Jelas dan konsisten, maksudnya kode etik yang berlaku harus jelas dan konsisten walau terjadi perubahan teknologi sepanjang waktu.
  • Masuk akal, ini sesuai dengan akal pikiran dan tidak keluar dari konteks profesi
  • Dapat diterima, maksudnya kode etik yang berlangsung harus bisa diterima dengan baik oleh seorang profesi dan wajib dijalankan
  • Praktis dan dapat dilaksanakan, ini membuktikan bahwa kode etik sangat penting bagi suatu profesi
  • Komperehensif dan lengkap
  • Positif dan formulasinya lengkap, sebelum membuat kode etik harus melaukuan riset sesuai profesi masing-masing dan sifatnya positif agar suatu profesi memiliki batasan.

  Fungsi Kode Etik

        Mengapa kode etik profesi perlu untuk dirumuskan secara tertulis sihh? Karena pada dasarnya kode etik merupakan kriteria prinsip yang telah digariskan untuk professional sehingga dapat diketahui oleh profesional. Berikut beberapa penjelasan terkait fungsi kode etik

  • Memberikan pedoman bagi seorang profesi tentang prinsip dan aturan profesionalitas yang digariskan
  • Merupakan sarana control sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
  • Untuk pencegah adanya campur tangan dari pihak luar dalam hubungan etika untuk keangotaan profesi.

  Sanksi Pelanggaran Kode Etik

  • Sanksi moral, biasanya ada sanksi sosial yang berlaku sesuai lingkungan
  • Sanksi terhadap Tuhan YME
  • Sanksi dijatuhkan dari organisasi yang bersangkutan

  Pelanggaran Kode Etik  

  1. Hacker dan cracker
  2. Denial of service attack
  3. Piracy
  4. Fraud
  5. Gambling
  6. Pornography dan pedophilia
  7. Data forgecy


PENGETAHUAN TAMBAHAN

  • Kode etik sangat diperlukan untuk semua profesi tentunya pada profesi IT karena profesi ini sangat sering dgunakan untuk kepentingan pribadi banyak orang
  • Karena perubahan teknologi yang semakin canggih ini memungkinkan adanya perubahan kode etik sesuai kondisi saat ini

-           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

๐“Ÿ๐“ป๐“ธ๐“ฏ๐“ฎ๐“ผ๐“ผ๐“ฒ๐“ธ๐“ท๐“ช๐“ต, ๐“Ÿ๐“ป๐“ธ๐“ฏ๐“ฎ๐“ผ๐“ผ๐“ฒ๐“ธ๐“ท๐“ช๐“ต๐“ฒ๐“ผ๐“ถ๐“ฎ, ๐“ญ๐“ช๐“ท ๐“Ÿ๐“ป๐“ธ๐“ฏ๐“ฎ๐“ผ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ฒ๐“ญ๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“˜๐“ฃ

๐๐ž๐ซ๐š๐ญ๐ฎ๐ซ๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐Š๐ž๐ค๐š๐ฒ๐š๐š๐ง ๐“๐ž๐ง๐ญ๐š๐ง๐  ๐ก๐š๐ค ๐Š๐ž๐ค๐š๐ฒ๐š๐š๐ง ๐ˆ๐ง๐ญ๐ž๐ฅ๐ž๐ค๐ญ๐ฎ๐š๐ฅ (๐”๐” ๐‡๐š๐ค ๐‚๐ข๐ฉ๐ญ๐š, ๐ฉ๐š๐ญ๐ž๐ง ๐๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ซ๐ž๐ค)

๐—˜๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ๐—ฒ๐˜€๐—ถ